UMMATPOS.COM
Kabar Ummat Terdepan

Spanyol curigai campur tangan penemu situs Wikileaks dan Rusia di belakang Krisis Catalonia

MADRID (UMMAT Pos) — Pemerintah Spanyol menyampaikan kekhawatiran mereka kepada Uni Eropa mengenai kemungkinan adanya campur tangan Rusia di tengah krisis Catalonia, pada Senin.

“Saya harus mengatakan, di wilayah-wilayah lain pun kejadian manipulasi dan penyebaran informasi palsu makin meningkat,” kata Menteri Luar Negeri Spanyol Alfonso Dastis di Brussels, sebelum memasuki pertemuan UE mengenai ketahanan.

Lebih lanjut, Dastis seperti dilansir Anadolu Agency mengatakan, data menunjukkan aktivitas Internet yang tinggi sebelum referendum kemerdekaan Catalonia pada 1 Oktober lalu. Aktivitas Internet itu berasal dari jaringan di Rusia dan negara-negara lain, menurut dia.

Dalam kejadian terpisah, penyelidikan dan laporan resmi dari AS mengungkapkan banyaknya informasi dan berita palsu yang disebar dari Rusia sebelum pemilihan presiden AS November 2016 silam.

Dastis mengatakan adanya campur tangan juga dari Julian Assange, penemu situs Wikileaks yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia. Assange selama ini dikenal mendukung kebebasan Catalonia dan sering mencuit tentang itu di laman Twitternya. Dia juga dikabarkan bertemu dengan tokoh-tokoh pro-kebebasan Catalonia pada 9 November.

“Ada banyak indikasi yang menunjukkan pria ini dan beberapa orang lainnya mencoba ikut campur, memanipulasi dan mempengaruhi apa yang seharusnya menjadi keputusan demokratis di Catalonia,” ujar Dastis.

Dalam pertemuan UE yang dihadirinya, kelompok negara-negara Eropa itu mengambil langkah-langkah memperkuat pertahanan setelah Brexit. Ke-23 negara anggota UE menandatangani kesepakatan untuk meningkatkan kerjasama keamanan.[fm/aa]

PILIHAN REDAKSI